Wednesday, 21 September 2016

BERAWAL DAN BERAKHIR




Huuuu...haaaa...Sudah sampai dimana taddarus politik dan agama kita?...
Dunia hanya tempat persinggahan sementara untuk menuju Kehidupann Kekal...
Kadang kita bertemu sesuatu yang membuat hati kita berbunga-bunga ataupun bersedih...
Semuanya hanya peristiwa sesaat, lalu mengapa harus membuat kearifan jiwa kita cacat?...

***

Huuuu...Haaaa...Aku tak pernah mengenalmu lalu menjadi mengenalmu...
Kemudian Tuhan menghembuskan angin, meneteskan air dan mencahayai ruang kalbuku hingga bunga cinta itu bersemi...
Lantas harapan dan kecemasan itu berterbangan dan hinggap di kelopak bunga cinta kita seperti kupu-kupu...
Kitapun tertawa lalu menangis, tertawa lalu menangis lagi ketika tanpa kita sadari semuanya ternyata hanyalah seperti mimpi...

***

Huuuu...haaaa...Rasa ini kadang membebaskanku dan terkadang memberatkanku...
Aku bertanya pada gerak takdir, mengapa semua ini harus terjadi?...
Semestinya kita harus selalu bersama untuk saling melengkapi kekosongan batiniah kita...
Mengapa kemudian keadaan begitu kejam melemparkan kebersamaan kita di dua kutub keterasingan jiwa kita?...

***

Huuuu...haaaa...Terasa berat hatiku melepasmu di gurun kesunyian...
Jika kekeramatan tali janji tak mengikat raga dan jiwaku niscaya kan ku kalungkan kembang persuntingan di lehermu...
Akan ku pagari jantung hatimu dengan tulang-tulang rusukku...
Dan akan ku bawa pergi dirimu menuju Danau Biru tempat gemercik kasihku mencumbui segenap adamu...

(SHE)

No comments:

Post a Comment