Posisi Indonesia sebagai negara non blok ternyata sangat setrategis sekali dalam percaturan politik dunia. Dari sejak diproklamirkannya gagasan itu sampai detik ini telah menempatkan Indonesia menjadi penentu percaturan politik dunia meski tidak harus terlibat di dalam permainan politik dari negara-negara yang sedang bersengketa/berseteru satu sama lain.
Strategi politik non blok ini sama sekali berbeda maknanya dengan netralitas berpolitik. Pikirkan saja misalnya, ketika Arab Saudi, Qatar dan Turki berinisisasi membentuk Aliansi Militer Anti Terorisme yang sebenarnya hanya dimaksudkan untuk meraih dukungan dari negara-negara Islam demi mendukung kepentingan aliansi politik Arab Saudi, Qatar dan Turki dgn Amerika, Israel dan Eropa (NATO), Indonesia tidak bersedia mengikutinya dengan alasan Indonesia sebagai negara non blok.
Dengan strategi politik yang demikian, tanpa harus dinyatakan dengan jelas dan tanpa harus terlibat secara langsung permainan politik ini, pilihan politik Indonesia telah menunjukkan keberpihakannya pada negara-negara muslim yang selama ini teraniaya seperti Palestina, Suriah, Yaman, Lebanon, Iran dan Irak. Arab Saudi yang selama ini dengan sombongnya mengagresi Yaman dan mendanai kelompok-kelompok teroris seperti ISIS yang membuat rusuh, onar di negara-negara seperti Yaman, Suriah dan Irak lalu kedodoran karena kegigihan perlawanan musuh-musuh politiknya, telah membuat kampanye politik baru yang seolah-olah anti terorisme padahal sejatinya dialah sendiri pencipta terorisme bersama sekutunya yakni Barat (Amerika plus NATO) dan Israel.
Tokoh-tokoh pendiri Republik Indonesia ini memang orang-orang jenius, futuris, dan punya komitmen kuat untuk menegakkan keadilan di dunia. Namun sayang sekali jika Indonesia saat ini dipenuhi politisi-politisi dungunya di Senayan yang membuat rakyatnya selalu marah dan kesal tak berkesudahan. Saatnya para anggota parlemen Indonesia berkaca diri dan kembali meneladani kecerdasan dan kearifan The Founding Fathers Republik Indonesia yang kita cinta. Salam...(SHE).

No comments:
Post a Comment