MENUJU SINGGASANA KEABADIAN
Adalah saat jiwaku dalam kekosongan, aku merebahkannya di lembutnya padang rumput kepasrahan. Aku melepaskan dirimu dari penguasaan hasratku, dan membiarkan dirimu pergi berlalu dibawa desau angin masa waktu.
Lelah membuat jiwaku kian terasa dahaga, namun pikiran yang selalu mencari bentuknya akan selalu membangunkan jiwaku, untuk kembali berkelana hingga ku temukan puncak kehidupan dimana hakikat cinta berdiam.
Kedustaan dapat menghampiri jiwa siapapun, tetapi pecinta yang terlindungi jiwanya dengan pilar-pilar ilham ilahiah yang sempurna, akan tetap tegak dengan pendirian cintanya. Sebuah pendirian cinta yang digerakkan oleh deras aliran rasa kasih sayangnya yang bening, dan yang menjernihkan keadaan yang sebelumnya keruh.
Pikiran dan hati dapat terbakar dan mati, namun kejernihan cinta akan kembali menghidupkannya lagi. Karena cinta sanggup mentenagai jiwa yang pasrah dalam kerinduan kehadiran-Nya. Engkau adalah lompatan bagi jiwaku untuk mencapai Singgasana Keabadian !...(SHE).

No comments:
Post a Comment