Meluruskan dan mengingatkan kembali prestasi-prestasi Kaum Sunni adalah
hal yang baik, tetapi kemudian setelah meluruskan dan mengingatkan
sejarah prestasi-prestasi Kaum Sunni itu untuk menghina Kaum Syiah dan
melecehkan peran-peran besarnya selama berabad-abad dalam membangun
peradaban yang positif bagi kemajuan kehidupan umat manusia, menurut
saya hanyalah sebagai bentuk balas dendam
sejarah yang akan memporak porandakan potensi dan kekuatan umat islam
itu sendiri.
Sudahlah, kedua aliran dalam Islam (Sunni-Syiah) ini pasti akan ada kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri, adalah lebih arif jika kita lebih fokus untuk menonjolkan sisi-sisi positif dari keduanya. Karena jika tidak itu yang kita lakukan selamanya Islam akan lemah karena pertikaian internalnya. PKS, FPI dan HTI saja yang selama ini berdakwah dengan jurus-jurus kampanye hitamnya justru malah banyak diludahi oleh saudara-saudara seagamanya sendiri, karenanya partai islam seperti PKS sekarang mulai merapat ke Pemerintahan Jokowi sebagai bentuk pertobatan politiknya yang selama ini salah kaprah dan tak membuahkan manfaat apa-apa selain semakin terkuaknya kemunafikan-kemunafikan politik yang selama ini disembunyikannya.
Berbenahlah diri dan kalian akan menuai kembali berbagai kebaikan, jika tidak maka apa alasan bagi saya untuk tidak terus menerus berkonfrontasi politik melawan kalian? Saya pengikut Sunni yang sama sekali tidak ingin mewarisi dendam politik dari para pendahulunya, saya ingin hidup mesra dan hormonis dengan saudara-saudara saya pengikut Syiah. Ikutlah dengan barisanku dan mari bersama kita benahi pergaulan hidup kita dengan sesama umat manusia apapun agama dan kepercayaannya. Salam...
Saiful Huda Ems (SHE) Penggagas Jaringan Islam Moderat Indonesia (JIMI).
Sudahlah, kedua aliran dalam Islam (Sunni-Syiah) ini pasti akan ada kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri, adalah lebih arif jika kita lebih fokus untuk menonjolkan sisi-sisi positif dari keduanya. Karena jika tidak itu yang kita lakukan selamanya Islam akan lemah karena pertikaian internalnya. PKS, FPI dan HTI saja yang selama ini berdakwah dengan jurus-jurus kampanye hitamnya justru malah banyak diludahi oleh saudara-saudara seagamanya sendiri, karenanya partai islam seperti PKS sekarang mulai merapat ke Pemerintahan Jokowi sebagai bentuk pertobatan politiknya yang selama ini salah kaprah dan tak membuahkan manfaat apa-apa selain semakin terkuaknya kemunafikan-kemunafikan politik yang selama ini disembunyikannya.
Berbenahlah diri dan kalian akan menuai kembali berbagai kebaikan, jika tidak maka apa alasan bagi saya untuk tidak terus menerus berkonfrontasi politik melawan kalian? Saya pengikut Sunni yang sama sekali tidak ingin mewarisi dendam politik dari para pendahulunya, saya ingin hidup mesra dan hormonis dengan saudara-saudara saya pengikut Syiah. Ikutlah dengan barisanku dan mari bersama kita benahi pergaulan hidup kita dengan sesama umat manusia apapun agama dan kepercayaannya. Salam...
Saiful Huda Ems (SHE) Penggagas Jaringan Islam Moderat Indonesia (JIMI).

No comments:
Post a Comment