Dengan sekuat hatiku jiwaku memanggilmu untuk datang memasuki keheninganku, tinggalkan kesibukanmu dan marilah bersamaku berbincang di bawah sinar rembulan yang terang. Namun sebelum itu pastikan anak-anakmu telah tertidur pulas dan tenang. Kemarilah, mendekatlah yang lebih dekat dengan jiwaku dan biarkan tanganku memegang tanganmu dengan khayalku.
Tuhan telah menautkan hati kita, karenanya kita disanggupkan untuk selalu seirama, dalam menghadapi pelangi dan badai kehidupan kita. Aku disini, engkau disana, namun kita bisa selalu beriringan mesra dalam mengusir kabut-kabut kehidupan kita yang menjelaga.
Kesendirianmu dan kesepianku, kekasihku, adalah hamparan langit malam berbintang tempat kita mencari inspirasi puisi cinta dan keindahan, yang dengannya kita dapat memaknai arti sebuah kesedihan dan kebahagiaan. Kesedihan itu kekasihku, adalah tangkai berduri yang akan memunculkan mawar kebahagiaan, karena itu kesedihan dan kebahagiaan adalah suatu rangkaian peristiwa yang akan selalu mengikuti jiwa kita untuk lebih dekat dengan pengetahuan Kesejatian.
Maka tetap tenanglah bersamaku, kekasihku, akan ku dampingi jiwamu selalu meski ragaku jauh darimu, sebab kebahagiaan dan kenyamanan hidupmu adalah tujuan utama cinta yang bertahta di relung hatiku. Kemarilah, mendekatlah yang lebih dekat dengan jiwaku, dan biarkan tanganku memegang tanganmu dengan kedahsyatan khayalku...(SHE).

No comments:
Post a Comment