Wednesday, 21 September 2016

MISI PECINTA




Hari-hari yang ku lewati bersamamu menjadikanku seperti hidup di tengah Taman Bunga, sejuk, segar dan menggiring jiwaku pada puncak ketenangan.

Aku mengasihimu dan memberi perlindungan bagi jiwamu sebagaimana tugas suci yang biasa diemban para pecinta. Namun ketika semakin dalam ku memasuki keluhuran jiwamu, jiwaku malah tertarik dan terikat rapat disana.

Cinta tak hanya mampu menumbuhkan sayap-sayap keperkasaan jiwaku untuk terbang menelusuri cakrawala kebebasan dalam lingkaran kerahasiaan-Nya, namun cinta pula yang merantai jiwaku hingga diriku kerap berjalan menelusuri rimba raya petualangan, dengan tangan dan kaki terbelenggu bak narapidana.

Ooh...demi pagi yang telah menggulung kepekatan malam, serta demi pepohonan yang kurus kering dihajar kemarau panjang, aku bersumpah atasmu bahwa aku akan tetap setia mengasihi dan melindungi jiwanya, seperti kalian yang mengasihi dan melindungi umat manusia dari terkaman cuaca yang tak bersahabat. Aku akan selalu bersama kalian, sungai, laut, hutan belantara, matahari dan rembulan untuk menunaikan misi kehidupan yang ditetapkan Tuhan.

Aku akan tetap mencintainya, meski ku harus terus belajar untuk tidak berharap apa-apa kecuali hanya ingin melihat kebahagiaan dirinya selamanya...(SHE).

No comments:

Post a Comment