MANUSIA TERHORMAT
Ketika kesepian telah menyelimuti jiwamu, pernahkah kau tiba-tiba mendengar rintik-rintik hujan yang mengetuk-ngetuk atap rumahmu, atau burung-burung sore yang bersiul bersahut-sahutan di ranting pepohonan di sekitarmu?
Atau pernahkah engkau dikejutkan oleh hembusan angin dingin yang tiba-tiba menghampirimu, atau sengatan matahari siang yang membangunkan kesadaranmu dari lamunan panjang, atau pelangi yang melengkung di wajah langit hingga membuatmu terpanah melihatnya?
Ketahuilah, itu semua sesungguhnya adalah Cinta yang ingin menghiburmu agar engkau tetap terjaga, dan mengingatkanmu bahwa kehidupan masihlah berjalan mengikuti apa yang sudah ditetapkan-Nya. Tak ada apapun yang terjadi secara kebetulan, semuanya sudah digariskan-Nya.
Lalu, saat engkau menyadarinya dan siap melalui kehidupan dengan memasrahkan dirimu total kepada-Nya tanpa syarat, ketahuilah bahwa itu pertanda bahwa engkau sudah menjadi pecinta yang sesungguhnya. Demikianlah cinta akan menganugerahimu kehormatan sebagai manusia pilihan, meski kadang engkau diberi-Nya peran untuk tidak menerima semua yang kau harapkan.
Dia lebih mengerti dan memahami apa yang terbaik untukmu dan kehidupanmu, maka peluklah Jiwa-Nya, bersujudlah di Kaki Kemuliaan-Nya, hingga semua makhluk di langit mengangkat tangannya untuk memberi hormat kepadamu...
Bandung, 3 Agustus 2016.
Karya: Saiful Huda Ems (SHE).
Ketika kesepian telah menyelimuti jiwamu, pernahkah kau tiba-tiba mendengar rintik-rintik hujan yang mengetuk-ngetuk atap rumahmu, atau burung-burung sore yang bersiul bersahut-sahutan di ranting pepohonan di sekitarmu?
Atau pernahkah engkau dikejutkan oleh hembusan angin dingin yang tiba-tiba menghampirimu, atau sengatan matahari siang yang membangunkan kesadaranmu dari lamunan panjang, atau pelangi yang melengkung di wajah langit hingga membuatmu terpanah melihatnya?
Ketahuilah, itu semua sesungguhnya adalah Cinta yang ingin menghiburmu agar engkau tetap terjaga, dan mengingatkanmu bahwa kehidupan masihlah berjalan mengikuti apa yang sudah ditetapkan-Nya. Tak ada apapun yang terjadi secara kebetulan, semuanya sudah digariskan-Nya.
Lalu, saat engkau menyadarinya dan siap melalui kehidupan dengan memasrahkan dirimu total kepada-Nya tanpa syarat, ketahuilah bahwa itu pertanda bahwa engkau sudah menjadi pecinta yang sesungguhnya. Demikianlah cinta akan menganugerahimu kehormatan sebagai manusia pilihan, meski kadang engkau diberi-Nya peran untuk tidak menerima semua yang kau harapkan.
Dia lebih mengerti dan memahami apa yang terbaik untukmu dan kehidupanmu, maka peluklah Jiwa-Nya, bersujudlah di Kaki Kemuliaan-Nya, hingga semua makhluk di langit mengangkat tangannya untuk memberi hormat kepadamu...
Bandung, 3 Agustus 2016.
Karya: Saiful Huda Ems (SHE).

No comments:
Post a Comment