Wednesday, 21 September 2016

RAHASIA CINTA





Sesungguhnya, pada luasnya dunia tempat pertemuan manusia baik itu secara ragawi maupun batini itu telah dipersempit-Nya. Karena itu tiap-tiap manusia yang memercikkan pikiran ataupun perasaannya ke udara, akan kembali jatuh dan menetes ke ruang-ruang pikiran atau perasaan orang-orang yang mengenal dan tak mengenalnya.

Begitulah awal mula ketertarikan itu dimulai, namun pada akhirnya amat sedikit dari kecocokan jiwa itu terpaut dan bersanding mesra hingga ajal salah satunya atau kedua-duanya tiba.

Adalah cinta yang datang dengan misterinya, yang masuk dan mengaliri ruang-ruang batini yang semula sepi. Pada keadaan inilah pikiran dan hati manusia tak kan dapat mengelaknya, sampai akhirnya tiba suatu ketetapan bahwa masing-masing jiwa akan saling membutuhkan satu sama lain.

Cinta mengalir dengan sendirinya, namun cinta pula yang akan memutuskan ia tetap tinggal di relung hati kita ataukah cinta akan kembali terbang ke Cakrawala Kerahasian-Nya. Cinta tak pernah mati, tetapi pada jiwa yang rapuh cinta akan cepat pergi berlalu. Karenanya jika ingin cinta tetap tinggal selamanya dalam diri kita, kita mestilah dapat menjaga kesuciannya dengan cara memagarinya dengan doa dan harapan-harapan mulia yang menghubungkan jiwa kita dengan Jiwa Tuhan.

Demikianlah yang terjadi antara diriku dengan Simin Haidari, meski Simin Haidari secara ragawi telah pergi dan tak kembali padaku lagi, namun jiwanya masihlah terus mengiringi perjalanan hidupku.

Kemanapun wajah batinku menghadap, aku selalu melihat bayangan dirinya. Sedangkan diriku sendiri sejak lama sudah bertekad, apapun yang sudah dan akan terjadi aku harus terus belajar untuk berdamai dengan diri sendiri. Belajar berdamai dengan perang batin yang menyesakkan dada, belajar berdamai dengan raungan-raungan hati dan pikiran yang merindukan cinta dan kasih sayangnya.

Mungkin sebab itulah jiwaku dan jiwa Simin selalu dapat bertemu dan bermesraan di luasnya Taman Cinta yang dipenuhi bunga-bunga keindahan dalam Keadilan Tuhan..

No comments:

Post a Comment