JIWA ANGGUN DALAM HATIKU
Siapa sesungguhnya engkau, wahai jiwa yang begitu tenang berdiam dalam hatiku dan yang selalu berbicara dengan keheningan senyapnya?
Mengapa tiap ku lihat bibirmu jiwaku seperti kau ajak berkelana di indahnya cahaya purnama?
Siapa sesungguhnya engkau, wahai wajah anggun yang bersandar di dada harapanku dengan manja?
Mengapa teduh cahaya matamu selalu menenggelamkan perasaanku pada deru ombak samudera yang menyenandungkan nyanyian jiwaku di kesunyiannya?
Siapa sesungguhnya engkau, wahai jiwa yang mengguncangkan dada dan menyulut getar-getar hatiku untuk bersuara, hingga berirama seperti suara violin yang dimainkan oleh musisinya?
Betapa ku ingin engkau selalu berada di sisiku, dan menemaniku menulis sebuah kisah tentang hakikat kehidupan yang ku temukan dari pengembaraan batinku yang diterangi cahaya wajah kecantikanmu disana...(SHE).

No comments:
Post a Comment