Monday, 5 September 2016

KETENANGAN



                                                                    KETENANGAN

Telah ku letakkan dirimu tidak di sempitnya lidahku, tetapi di keluasan hatiku yang dicahayai pesonamu. Maka tenanglah kekasihku, sebab dalam ketenanganmu debu kecemasan tak kan dapat mengeruhkan jernihnya cintamu.

Alam menggiring pikiran untuk mencermati pergerakan siang dan malam yang menumbuhkan atau mematikan kehidupan, namun hati yang hidup dengan cintanya berjalan sendiri dengan hukum-hukum kemanusiaan yang menyertainya.

Saat ku jumpai orang bermuka masam, aku menatapnya dengan pandangan matamu, maka keras hatinya menjadi luluh. Saat ku jumpai orang meratapi penderitaannya, ku besarkan hatinya dengan kelembutan ucapanmu, maka ia menjadi legah.

Cinta adalah cindera mata ilahiah yang nyata dianugerahkan untuk menguatkan jiwa kita dalam menjalani misi kehidupan di dunia. Sekiranya hanya penderitaan yang kita dapatkan darinya, kehadiran Tuhan yang melapangkan jiwa kita, sudah lebih dari cukup untuk menjadikan kita bahagia.

Dunia hanyalah sepucuk daun untuk menempatkan berjuta harapan manis kita, tetapi tidak pada Langit-Nya yang Maha Luas Membentang. Mari kita terbang memasuki Taman Kasih-Nya !....

Bandung, 8 Agustus 2016.

Karya: Saiful Huda Ems (SHE).

No comments:

Post a Comment