Kemari, biarkan ku peluk dirimu. Biarkan ku raba kepala dan ku usap air matamu. Kemari...biarkan kasihku menguatkan hatimu...
Apa yang terjadi denganmu dan dengan diriku adalah sarana bagi Tuhan untuk mempertemukan jiwa kita dalam Jiwa-Nya. Jangan menangis, tetaplah bersabar dalam melewati ujian-Nya...
Ajak anak-anakmu ke mihrab spiritual, perkenalkan mereka pada Keindahan Abadi yang tersembunyi. Ajak mereka bersujud agar hatinya melembut...
Jangan sekali-kalipun kau membentaknya, tetapi tunjukkan sebuah sikap welas asih yang menggiring pikiran dan hati mereka untuk hormat dan patuh padamu selamanya...
Sesungguhnya rasa kasih sayang yang kau tanamkan, cepat atau lambat akan menumbuhkan benih-benih kesadaran baru di tanah jiwanya. Mereka akan melihatmu sebagai matahari dan hujan yang menghangatkan jiwanya, serta menyegarkan kegersangan hatinya...
Bersabarlah wahai kekasihku yang tertunduk di dalam lubuk hatiku yang sunyi...(SHE).

No comments:
Post a Comment