KEJERNIHAN CINTA
Kemana kan ku curahkan rindu yang sedemikian berat ini, kemana?
Mengapa ku harus sendirian memikul beban cinta yang sedemikian besar?
Kemana kan ku curahkan rindu yang sedemikian berat ini, kemana?
Mengapa ku harus sendirian memikul beban cinta yang sedemikian besar?
Kesepian ini ku rasakan bagaikan amukan badai yang ku hadapi seorang diri.
Tak ada siapapun yang mengetahuinya kecuali cinta yang terdiam dengan kearifannya...
***
Dalam kekalutan ku coba tertawa riang agar siapapun tak dapat melihat apa yang ku sembunyikan.
Namun pengetahuan batiniahmu tentu dapat melihat dan mendengar sesuatu di balik tawaku.
Tawa seorang lelaki yang menghibur ratapan-ratapan jiwanya dengan puisi-puisi khayali.
Sebuah ratapan anak manusia yang mengagungkan kejernihan cinta pada yang dikasihinya...
***
Wahai engkau kerahasiaan langit yang berputar-putar di kepala dan di ruang-ruang sukmaku.
Jika kelak kematian merenggut segala yang ada dalam diriku, Ruh Biru akan tetap ku tinggalkan untukmu.
Ia akan menemanimu dalam dukamu dan menguatkanmu dalam penjelajahan spiritualitasmu.
Aku dan cinta akan selalu beriringan bersama, dan tak kan ada yang sanggup memerintahnya kecuali engkau yang menyatu dengan-Nya...
***
Engkau adalah kecantikan yang menghubungkan jiwaku dengan keindahan Dunia Sebrang.
Aku tak kan berhenti berlari untuk mengejar keluhuran akal budimu yang tersembunyi.
Meski kerap jiwaku lelah dan letih, akan ku terus tempuh pengembaraan batin yang sunyi ini.
Aku telah memilihmu sebagai pendamping jiwaku, temani diriku menuju puncak kesadaranku...(SHE).
Tak ada siapapun yang mengetahuinya kecuali cinta yang terdiam dengan kearifannya...
***
Dalam kekalutan ku coba tertawa riang agar siapapun tak dapat melihat apa yang ku sembunyikan.
Namun pengetahuan batiniahmu tentu dapat melihat dan mendengar sesuatu di balik tawaku.
Tawa seorang lelaki yang menghibur ratapan-ratapan jiwanya dengan puisi-puisi khayali.
Sebuah ratapan anak manusia yang mengagungkan kejernihan cinta pada yang dikasihinya...
***
Wahai engkau kerahasiaan langit yang berputar-putar di kepala dan di ruang-ruang sukmaku.
Jika kelak kematian merenggut segala yang ada dalam diriku, Ruh Biru akan tetap ku tinggalkan untukmu.
Ia akan menemanimu dalam dukamu dan menguatkanmu dalam penjelajahan spiritualitasmu.
Aku dan cinta akan selalu beriringan bersama, dan tak kan ada yang sanggup memerintahnya kecuali engkau yang menyatu dengan-Nya...
***
Engkau adalah kecantikan yang menghubungkan jiwaku dengan keindahan Dunia Sebrang.
Aku tak kan berhenti berlari untuk mengejar keluhuran akal budimu yang tersembunyi.
Meski kerap jiwaku lelah dan letih, akan ku terus tempuh pengembaraan batin yang sunyi ini.
Aku telah memilihmu sebagai pendamping jiwaku, temani diriku menuju puncak kesadaranku...(SHE).

No comments:
Post a Comment