Thursday, 15 September 2016

MAWAR CINTA




Hilangkan keraguanmu sebab apa yang disuarakan oleh hatimu yang telah lama pasrah dilumuri Embun Malam adalah cinta yang sesungguhnya. Sesuatu yang kau dambakan akan nampak melalui sebuah bayangan, dan ia akan selalu datang dan pergi mengikuti keyakinan dan keraguanmu sendiri.

Kemari, mendekatlah...dengarkan betapa cinta tengah bernyanyi memuji keindahanmu dari waktu ke waktu. Suatu keindahan yang menemani kesendirianku yang menyepi di keheningan, dan mencoba melewati batas-batas yang sudah ditetapkan. Batas yang memisahkan antara diriku dengan dirimu yang tak kan pernah dapat bertemu selain atas kehendak-Nya.

Embun Malam melumuri daun hatimu yang merunduk pasrah, dan kasih sayangku akan menjadi angin yang akan menidurkan keraguanmu hingga fajar membangunkan keyakinanmu tanpa kau sadari. Keceriaanmu akan dimekarkan kelopak-kelopak bunga, meski setelah malam tiba Embun Malam akan kembali melumuri daun hatimu hingga engkau menangis ataupun tertawa.

Cinta selamanya akan menjadi rahasia terbesar-Nya, sedangkan kau dan aku bagaikan mawar di ranting berduri. Tak ada yang dapat menyelamatkan kita dari duri kehidupan yang akan melukai kita, tak ada yang dapat menyatukan mawar-mawar kemerekahan cinta kasih kita, kecuali Tangan Kasih Sayang-Nya yang menjulur dari cakrawala kerahasian-Nya...(SHE).


No comments:

Post a Comment