Monday, 19 September 2016

STOP PERMUSUHAN ! JANGAN JADIKAN INDONESIA MENJADI NEGERI API !...





Sebagai alumnus pesantren dan yang puluhan tahun terlibat dalam kancah pertarungan politik di Indonesia dan di Luar Negeri, saya akui bahwa saya juga pernah mengecap nikmatnya gelora muda dalam semangat Radikalisme Beragama. Karenanya sudah beberapa kali saya memimpin atau sekedar turut serta meramaikan demo-demo besar yang membawa pesan agar saudara-saudara seagama kami bersiap angkat senjata untuk memporak porandakan kelompok-kelompok durjana yang bersebrangan dengan gerakan politik agama kami.

Namun entah mengapa, seiring dengan tahun demi tahun yang berlalu, pemahaman akan Peta Politik Gerakan Islam sedikit demi sedikit mulai saya mengerti. Indonesia bagi saya rupanya menyimpan banyak Rahasia Kebenaran Peta Politik Gerakan Islam di Dunia. Ada suatu Rahasia Besar yang ditutupi oleh Kekuatan Politik Islam di negeri ini, entah itu karena alasan demi menjaga ketenangan kehidupan beragama di Indonesia, atau karena alasan (kekhawatiran) politik dimana akan terjadi Arus Balik Ideologi yang teramat dahsyat di Indonesia apabila kerahasiaan itu dibuka.

Situasi yang seperti ini mungkin akan menjadi hal yang membingungkan bagi banyak orang, atau paling tidak akan menimbulkan rasa penasaran bagi pemerhati masalah Pergerakan Politik Islam di Nusantara. Akan tetapi bagi sebagian kalangan yang sejak awal sangat serius melakukan telaah Pergerakan Politik Islam di Indonesia seperti anda, saya dkk. lainnya, tentu tidaklah lagi menjadi hal yang membuat kita penasaran. Semuanya sudah sangat jelas, terang benderang !...

Pemahaman ini lalu menjadi sebuah Kesadaran Baru, bahwa untuk melihat Jernihnya Arus Pergerakan Politik Islam kita harus terlebih dahulu tahu kemana arah Mata Pedang mereka arahkan. Jika mata pedang mereka terhunus untuk membabat segala jenis perbedaan atau keaneka ragaman keyakinan, untuk kemudian dipaksakan menjadi keseragaman keyakinan, maka ketahuilah bahwa merekalah sesungguhnya Biang Pemecah Belah Kerukunan Umat Beragama. Pada orang atau gerombolan yang semacam ini, kita harus saling bertali tangan dan menghantamnya habis-habisan jika mereka tetap juga tak bisa kita sadarkan !...

Indonesia Tanah Air Kita, Ibu Pertiwi Kita, Tanah Tumpah Darah Kita, Zamrud Khatulistiwa Kita, tidak boleh sejengkalpun digeser menjadi Negeri Api seperti Palestina, Afghanistan, Irak, Somalia, Lebanon, Libya, Yaman, Suriah dlsb.!. Kita mempunyai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negeri kita, maka mengapa harus ada mulut-mulut kotor dengan berjubah agama yang terus mendengungkan perselisihan di negeri kita, seperti Gerakan Anti China, Anti Non Islam, Anti Islam Liberal, Anti Ahmadiyah, Anti Syiah dan lain sebagainya?!. Mau jadi bangsa seperti apa kita ini?!...

Negara Indonesia merupakan Negara Berpenduduk Mayoritas Muslim yang terbanyak di seluruh dunia. Dan Islam di Indonesia sudah berpuluh-puluh tahun bahkan sudah berabad-abad dijadikan cermin bagi dunia untuk melihat keharmonisan dan kerukunan Umat Beragamanya. Ada banyak aliran atau kepercayaan agama di Indonesia, namun baru beberapa tahun terakhir mengalami kekisruhannya, yang jika dibandingkan dengan keadaan di negeri-negeri Timur Tengah memang belumlah seberapa parahnya, tapi bila dibiarkan akan berakibat fatal. Lalu akankah kita biarkan orang-orang yang berjubah agama itu akan merusak persatuan dan kesatuan kita dalam perbedaannya? Sedangkan bukankah perbedaan itu sendiri adalah suatu keniscayaan?!...

Kegaduhan berdarah negeri-negeri berpenduduk mayoritas Islam sudah dimulai dari Tunisia, yakni pada 17 Desember 2010, lalu terus bergulir ke sejumlah negara seperti Mesir yang kita kenal dengan adanya Kota Kairo sebagai Pusat Study Islam kaum Muslimin di Dunia selain Baghdad di Irak, Teheran dan Qum di Iran, Riyadh di Saudi Arabia dll.nya. Lalu bergulir lagi ke Libya, Yaman dan terakhir bergulir ke Suriah pada 26 Januari 2011 hingga sekarang. Semua kegaduhan berdarah ini sangatlah jelas tidak menguntungkan atau membahagiakan bagi siapapun kecuali bagi mereka Manusia-Manusia yang Haus Darah, apapun agama atau kepercayaannya ! Karena nyatanya, tidak semua Gerombolan Bermasalah itu beragama Islam, ada juga dari agama-agama yang Non Islam.

Jika pengalaman Negeri-Negeri Api itu sudah membuka mata kesadaran kita akan perlunya sikap Waspada Terhadap Adu Domba sesama Kaum Muslimin atau sesama Warga Bangsa yang beraneka rupa agama dan kepercayaannya, lalu akankah kita masih bersedia memberi tempat bagi mereka yang hendak memporak porandakan persatuan dan kesatuan kita? Akhirnya saya sebagai penulis ingin mengajak pada anda semua, marilah kita saling bergandengan tangan dan bersama sepakat mengatakan: STOP MENEBARKAN PERMUSUHAN ! JANGAN PERNAH SESEKALI BERUSAHA MENJADIKAN INDONESIA SEBAGAI NEGERI API !. Salam...(SHE).

*Penulis (Saiful Huda Ems) adalah Pemerhati Masalah Politik dan Kehidupan Beragama di Nusantara.

No comments:

Post a Comment