BUKAN SEKEDAR HIKAYAT
Jauh dari keramaian orang-orang yang membicarakan berbagai persoalan dunianya, diriku hidup di sebuah dunia kecil yang ku namakan relung sukma. Disinilah diriku hidup dengan dirimu dan bersama menelusuri cabang-cabang perasaan, yang terdapat berbagai arah kecenderungan ketertarikannya. Pikiranku dan pikiranmu kadang menempuh jalan yang berbeda, hingga kerap kita saling merasa jika kehadiran dari masing-masing diri kita hanyalah laksana hikayat dua pecinta yang datang dan berlalu sekejap saja. Tak ada yang nyata, semua kau bayangkan seperti mimpi yang tak mungkin terjadi.
Jauh dari keramaian orang-orang yang membicarakan berbagai persoalan dunianya, diriku hidup di sebuah dunia kecil yang ku namakan relung sukma. Disinilah diriku hidup dengan dirimu dan bersama menelusuri cabang-cabang perasaan, yang terdapat berbagai arah kecenderungan ketertarikannya. Pikiranku dan pikiranmu kadang menempuh jalan yang berbeda, hingga kerap kita saling merasa jika kehadiran dari masing-masing diri kita hanyalah laksana hikayat dua pecinta yang datang dan berlalu sekejap saja. Tak ada yang nyata, semua kau bayangkan seperti mimpi yang tak mungkin terjadi.
Kadang kau menatap dalam-dalam pergerakan batinku, lalu kau lihat
diriku sedang bernyanyi dengan memeluk dirimu. Dan apabila kau tutup
kedua matamu dan kau dengarkan irama merdu yang mengalun dari dentingan
tulang-tulang rusukku, kaupun tiba-tiba merasakan suatu getaran batin
kehadiran cinta kasihku. Engkau tercengang di sudut kemustahilan, bagai
gunung yang terpanah menyaksikan langit yang berlimpah cahaya bintang
gemintang di megahnya malam. Engkau tertunduk haru bagai mawar di tepi
danau yang dilumuri embun syahdu. Semua ternyata bukan sekedar hikayat
cinta yang setelah habis dibaca semua kembali tiada.
Cinta bukanlah cahaya bintang yang timbul tenggelam di angkasa raya, cinta adalah bumi yang bergerak mengelilingi Matahari yang jika berhenti kehidupan akan mati. Cinta bukanlah rekaan pikiran melainkan ilham dari sebuah kejernihan hati yang telah melalui berbagai pengembaraan spiritualitasnya. Hati yang diselimuti kebenaran kesaksian pikiran dan yang dinyatakan dengan gerak tangannya, hingga relung sukmanya mampu menjaga kesetiaan yang memperindah lintasan perjalanan ruh biru dari dunia ke surga. Cinta bukanlah hikayat yang dihidupkan oleh lidah-lidah yang berhimpun di luar pintu pengetahuan, tetapi cinta adalah kesadaran hati yang tumbuh bersemi di kedalaman lembah kerendah-hatian jiwa manusia...(SHE).
Bandung, 21 Agustus 2016
Karya: Saiful Huda Ems (SHE).
Cinta bukanlah cahaya bintang yang timbul tenggelam di angkasa raya, cinta adalah bumi yang bergerak mengelilingi Matahari yang jika berhenti kehidupan akan mati. Cinta bukanlah rekaan pikiran melainkan ilham dari sebuah kejernihan hati yang telah melalui berbagai pengembaraan spiritualitasnya. Hati yang diselimuti kebenaran kesaksian pikiran dan yang dinyatakan dengan gerak tangannya, hingga relung sukmanya mampu menjaga kesetiaan yang memperindah lintasan perjalanan ruh biru dari dunia ke surga. Cinta bukanlah hikayat yang dihidupkan oleh lidah-lidah yang berhimpun di luar pintu pengetahuan, tetapi cinta adalah kesadaran hati yang tumbuh bersemi di kedalaman lembah kerendah-hatian jiwa manusia...(SHE).
Bandung, 21 Agustus 2016
Karya: Saiful Huda Ems (SHE).
No comments:
Post a Comment